[Gerbang, Berita Gerbang, gerbang media->https://gerbang.co.id/viral-bunga-paling-langka-ditamukan-tumbuh-di-tanah-jambi//]
7.1 C
Alba Iulia
Wednesday, October 16, 2019
No menu items!
  • Home
  • Hukrim

Kasdiono Sayangkan OTT KPK Terhadap Kakanim Imigrasi

Must Read

Didu M16 : Ayo Timsel Sekda NTB Jangan Kendor Dong

Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 mengapresiasi kerja Panitia Seleksi Calon Sekretaris Derah (Sekda) Provinsi NTB. Direktur...

Negara Tak Boleh Kalah dari Terorisme dan Bahaya Radikaliseme

Negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di tanah air sekarang ini. Pemerintah...

Pimpinan Komisi V DPRD NTB H.MNS Kasdiono menyayangkan kasus hukum yang menimpa pucuk pimpina Kantor Imigrasi Kelas 1 Mataram. Dia terkejut mendengar informasi mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terhadap Kepala Kantor Imigrasi Mataram berinisial (K).

Politikus Partai Demokrat itu menilai OTT itu merupakan bentuk keseriusan KPK dalam memberantas kejahatan di Indonesia. Maka itu, dia berharap masyarakat NTB menjadikan peristiwa itu sebagai bagian dari teguran. Terutama para penjabat maupun pemangku kebijakan di NTB. “Sangat kita sayangkan adanya peristiwa itu. Ini menjadi introspeksi kita bersama,” ungkapnya kepada wartawan di Mataram (28/5).

Loading...

Meski begitu, Kasdiono membenarkan jika sistem pelayanan di Kantor Imigrasi Mataram sudah mulai meningkat dari sebelumnya. Hanya saja dia menyayangkan praktik dugaan suap itu justru dilakukan bersama orang asing.

Sebagai unsur pimpinan Komisi V DPRD NTB dia mengaku kerap menerima keluhan masyarakat terkait pelayanan publik. Salah satunya di Kantor Imigrasi Mataram. “Apa yang kami kritisi merupakan bagian dari keluhan masyarakat karena kami merupakan penyalur aspirasi masyarakat NTB,” tegasnya.

Sebelumny, Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 Mataram berinisial K terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). OTT berlangsung di salah satu lokasi kopi di Mataram. K ditangkap bersama tujuh orang lainnya yang diduga dari pihak swasta.

K ditangkap atas dugaan suap izin tinggal warga negara asing. Kedelapan orang itu langsung digiring ke Mapolda NTB dan langsung di masukkan ke dalam ruangan Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus. Usai pemeriksaan, K pun dibawa ke Kantor KPK di Jakarta.

Loading...

Berdasarkan informasi yang dihimpun kanalone.com OTT tersebut diduga terkait suap perpanjangan izin tinggal warga negara asing. WNA itu menginap di salah satu hotel berbintang di wilayah Sekotong, Lombok Barat. (K1)

- Advertisement -
Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Didu M16 : Ayo Timsel Sekda NTB Jangan Kendor Dong

Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 mengapresiasi kerja Panitia Seleksi Calon Sekretaris Derah (Sekda) Provinsi NTB. Direktur...

Negara Tak Boleh Kalah dari Terorisme dan Bahaya Radikaliseme

Negara tidak boleh kalah dengan radikalisme dan terorisme yang terjadi di tanah air sekarang ini. Pemerintah harus bersikap tegas terhadap aksi...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -